Menu

MUSIM HUJAN TELAH TIBA, SAATNYA STERILKAN LINGKUNGAN DARI SARANG NYAMUK DEMAM BERDARAH

  • Jumat, 05 Desember 2014
  • 1872x Dilihat

Demam berdarah telah menjadi penyakit yang menakutkan bagi masyarakat kita. Selain berpotensi menjadi wabah, penyakit ini juga dapat berujung pada kematian. Tak jarang apabila terdapat warga yang sakit panas dan didiagnose demam berdarah, masyarakat panik dan meminta segera dilakukan fogging focus. Padahal fogging bukanlah solusi yang efektif untuk menanggulangi demam berdarah. Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, sedangkan bahaya demam berdarah masih bisa disebarkan oleh ratusan jentik yang ditinggalkan induknya. Demikian terungkap dalam sosialisasi bahaya demam berdarah yang dilaksanakan Kelurahan Pemecutan pada hari Kamis (04/12) kemarin. Sosialisasi yang menghadirkan Kepala Puskemas I Denpasar Barat ini menyasar tokoh-tokoh masyarakat diantaranya Pemangku Pura, Kelihan Adat Banjar, Kepala Lingkungan, PKK Lingkungan serta guru-guru sekolah se Kelurahan Pemecutan.

 

Lebih lanjut dr. Supadmi, Kepala Puskesmas I Denpasar Barat mengungkapkan pemberantasan demam berdarah haruslah dilakukan dengan memberantas sarang nyamuk dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. Dengan memberantas sarang nyamuk, tidak akan lahir nyamuk baru. Hal ini membutuhkan komitmen pribadi dan komitmen bersama yang kuat dan berkelanjutan.

 

Sekretaris Kelurahan Pemecutan Wayan Sutapa mengungkapkan, berdasarkan laporan Jumantik, sampai dengan bulan Nopember 2014, telah terjadi 48 kasus demam berdarah di Kelurahan Pemecutan, dimana dalam radius 100 meter dari rumah penderita, diketemukan jentik nyamuk. Hal ini meningkat jauh dari kondisi tahun 2013 dengan jumlah kasus 29. Setiap bulannya pula, Jumantik menemukan setidaknya 80 sampai 100 rumah yang positif jentik di Kelurahan Pemecutan dengan tempat pembiakan yang paling banyak adalah di bak mandi. Kondisi-kondisi inilah yang mendorong pihak kelurahan untuk melakukan sosialisasi tentang bahaya demam berdarah dan tata cara penanggulangan demam berdarah yang benar. Harapannya, segenap masyarakat sadar dan mau memelihara kebersihan rumah dan lingkungan sekitar sehingga tidak terdapat tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

(up)