Menu

Lomba Perpustakaan Tingkat Kota Denpasar

  • Rabu, 20 April 2022
  • 563x Dilihat

Perpustakaan sebagaimana yang ada dan berkembang sekarang, telah digunakan sebagai salah satu pusat informasi, sumber ilmu pengetahuan, penelitian, rekreasi, pelestarian khazanah budaya bangsa, serta memberikan berbagai jasa layanan lainnya. Salah satu jenis perpustakaan yang ada di Indonesia adalah perpustakaan desa/kelurahan. Perpustakaan Desa merupakan perpustakaan umum yang berada ditingkat pemerintahan paling rendah dalam struktur perpustakaan umum.

Perpustakaan desa/kelurahan dan masyarakat yang membutuhkan informasi ibarat dua sisi mata uang yang saling berhubungan yang tak dapat dipisahkan. Hal itu dapat terwujud manakala perpustakaan desa/kelurahan sudah siap melayani dengan sumber informasi yang memadai. Sementara masyarakat mampu memahami, menghayati, dan memaknai pentingnya informasi dalam kesehariannya. Pada dasarnya perpustakaan mempunyai peran dan posisi yang sangat strategis di dalam kehidupan seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, upaya pembentukan dan penyelenggaraan, perpustakaan desa/kelurahan sudah sangat mendesak. Namun, dalam praktiknya belum semua orang menyadari tentang hal tersebut karena keterbatasan dan pemahaman. Faktanya belum semua pemerintah desa menjabarkannya dalam kebijakan dan pelaksanaan untuk mewujudkan atau membangun perpustakaan. Perpustakaan desa/kelurahan berpotensi untuk dikembangkan sebagai salah satu sumber belajar masyarakat. Perangkat desa/kelurahan harus mempunyai komitmen untuk menyediakan layanan perpustakaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Pengembangan perpustakaan desa/klurahan yang tepat dapat mendorong gerakan literasi yang masif dan pemberdayaan masyarakat desa untuk semua lapisan.

Diharapkan dengan dilaksanakan Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Kota Denpasar Tahun 2022 ini, akan memperoleh beberapa tujuan yang ingin dicapai :

  1. Untuk menunjang program belajar mengajar.
  2. Menunjang program kegiatan pendidikan seumur hidup bagi masyarakat.
  3. Menyediakan buku-buku pengetahuan maupun keterampilan untuk mendukung keberhasilan kegiatan masyarakat diberbagai bidang.
  4. Menggalakkan minat baca masyarakat dengan memanfaatkan waktu luang untuk membaca agar tercipta masyarakat kreatif, dinamis, produktif dan mandiri.
  5. Menyimpan dan mendayagunakan berbagai dokumen kebudayaan sebagai sumber infomasi, penerangan, pembangunan dan menambah wawasan pengetahuan masyarakat pedesaan.
  6. Memberikan semangat dan hiburan yang sehat dalam pemanfaatan waktu senggang dengan hal-hal yang bersifat membangun.
  7. Mendidik masyarakat untuk memelihara dan memanfaatkan bahan pustaka secara tepat guna dan berhasil.