Menu

JAUHKAN DIRI DARI HIV AIDS, DADONG REROD AJAK TRUNA TRUNI PENYAITAN JAUHI SEKS BEBAS

  • Senin, 25 Agustus 2014
  • 2619x Dilihat

Pergaulan remaja masa kini telah memberikan kekhawatiran tersendiri dihati para orang tua dan masyarakat pada umumnya. Telah banyak diangkat di media masa kasus – kasus seks beresiko, kehamilan yang tidak diinginkan, pernikahan dini, aborsi hingga remaja yang terjangkit HIV AIDS. Kekurangtahuan remaja tentang kesehatan alat reproduksi serta era informasi yang serba cepat dan cenderung tak terbendung menciptakan pola pergaulan baru dikalangan remaja. Belum lagi kurangnya peran orang tua dalam memperhatian pergaulan anak-anaknya.

 

Hal ini mendorong Badan Keluarga Berencana Dan Pemberdayaan Perempuan Kota Denpasar untuk memberikan penyuluhan tentang kesehatan alat reproduksi dan bahaya HIV AIDS. Hadir dalam penyuluhan yang dilaksanakan di Banjar Penyaitan pada Minggu (24/8) kemarin, Bapak Camat Denpasar Barat, serta Kepala Kelurahan Pemecutan. Menggandeng Putu Asteria Yuniarti,S.Pd., dan seniman Dadong Rerod cs, Sekehe Truna Truni Tri Tunggal Banjar Penyaitan dengan didampingi beberapa orang tua dan prajuru banjar tampak antusias mengikuti.

 

Putu Asteria menyampaikan, remaja harus mengenali dan memahami alat reproduksinya. Kemudian, mereka harus bisa menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat menjerumuskan mereka ke pergaulan bebas (seks beresiko) agar tidak terjangkit virus HIV. Dilanjutkannya, ada 5 hal yang dapat dilakukan untuk menghindarkan diri dari bahaya HIV yang biasa disebut ABCDE. A untuk abstinence atau absen tidak melakukan aktivitas seks bagi yang belum menikah, B untuk be faithfull atau setia pada 1 pasangan bagi yang telah menikah, C untuk kondom sebagai salah satu alat kontrasepsi, D untuk dont inject bagi pengguna narkoba agar berhenti atau tidak menggunakan jarum suntik secara bergantian, dan E untuk education, memberikan sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya HIV AIDS. Sementara Dadong Rerod cs melalui lawakannya sempat memberikan contoh-contoh akibat dari seks bebas/seks beresiko yang dapat merusak keutuhan keluarga hingga berujung pada kematian.

(up)