Persoalan pengentasan kemiskinan merupakan tanggung jawab bersama. Bukan tanggung jawab pemerintah semata. Semua pihak harus berperan serta. Termasuk kalangan dunia usaha.
Hal inilah yang mendasari A.A.Dharma Setiawan yang tergerak untuk membantu program pengentasan kemiskinan diwilayahnya, Banjar Alangkajeng Gede Kelurahan Pemecutan. Pemilik Toko Aditia yang bergerak dibidang supply bahan bangunan ini memberikan bantuan perbaikan rumah tak layak huni bagi 3 warga Banjar Alangkajeng Gede. Mereka adalah Wayan Sudirta (55) beralamat di Jl. Bukit Barisan 11, Putu Budiarta (40) beralamat di Jl. Hasanudin Gg. IV No 2, dan Made Suri (60) beralamat di Jl. Gunung Batur Gg. Salak I No 6. Jumlah bantuan yang digelontor senilai 10juta rupiah per orang. Ditemui di tokonya, pria yang akrab dipanggil Gung Ade ini mengatakan dirinya tergerak untuk membantu mengingat masih banyak warga yang rumahnya tidak layak huni. Warga-warga ini memiliki semangat untuk bekerja namun belum cukup dana untuk memperbaiki tempat tinggalnya. Dengan bantuan ini beliau berharap warga memiliki motivasi atau stimulant untuk memperbaiki kediamannya.
Wayan Sudirta yang juga pemangku Pura Kepuh mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Baginya, bantuan ini adalah rangsangan agar kehidupannya lebih baik. Atas motivasi ini pula, dirinya dibantu anak-anaknya berusaha mewujudkan rumah yang tadinya tidak layak huni menjadi lebih baik. “Lek tiang yen wantah natakin lima manten, pica saking Gung Aji Ade puniki imbuhin titiang sareng panak-panak tiang mangde wenten dakin liman tiange” (malu saya kalau hanya menerima saja, pemberian dari Gung Aji Ade ini saya tambahkan bersama anak-anak agar ada hasil jerih payah saya juga) ujarnya.
Ditemui diruang kerjanya, Kepala Kelurahan Pemecutan Ida Bagus Made Purwanasara mengatakan dirinya bangga memiliki warga yang peduli dengan keadaan lingkungannya. Hal ini sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat melalui partisipasi anggota masyarakat dalam program pembangunan. “Mudah-mudahan semakin banyak masyarakat atau pengusaha yang peduli dengan lingkungannya dan mudah-mudahan tahun depan LPM Pemecutan bisa melakukan hal yang sama” ungkapnya mengakhiri
(up)