Menu

CEGAH BALITA GIZI BURUK, KADER POSYANDU DI BREIFING PUSKESMAS

  • Selasa, 03 September 2013
  • 1630x Dilihat

Gizi makanan menentukan kualitas tumbuh kembang anak khususnya bayi dan balita. Periode kehamilan sampai pada umur 2 tahun disebut masa emas dan kritis bagi tumbuh kembang anak. Bagaimana tidak ? Pada masa ini terjadi pertumbuhan otak sampai pada pencapaian tinggi dan berat badan optimal. Untuk itu diperlukan gizi mikro dan makro secara seimbang. Makanan seimbang yaitu makanan pokok berupa karbohidrat dan lemak sebagai zat tenaga, protein berupa lauk pauk hewani dan nabati sebagai zat pembangun maupun sayur dan buah sebagai zat pengatur. Selain itu ASI eksklusif sampai umur 6 bulan sangat esensial sehingga wajib diberikan.

 

Demikian diungkapkan G.A.A. Mahayuni dan Udiani, petugas gizi dari Puskesmas I Denpasar Barat ketika memberikan penyuluhan gizi kepada Kader Posyandu se Kelurahan Pemecutan.

 

Acara yang dihelat Senin (2/9) lalu di ruang serba guna Kantor Kelurahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu. Sebagaimana diketahui, kader posyandu merupakan ujung tombak pemantauan sekaligus pembinaan kesehatan masyarakat khususnya ibu hamil, bayi dan balita.

 

Salah seorang kader posyandu mengatakan bahwa ada balita di lingkungannya yang tidak menyukai susu formula. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi kader maupun ibu si balita terhadap tumbuh kembang anak. Namun menurut Udiani, si balita dapat diberikan makanan dengan kandungan yang sama seperti daging dan ikan untuk menggantikan susu. Hal ini dikuatkan oleh Gung Mahayuni yang mengatakan bahwa selain seimbang, makanan hendaknya juga beragam. Keberagaman makanan selain menambah cita rasa, juga bermanfaat untuk mengganti makanan yang tidak disukai balita, namun memiliki nilai gizi yang sama. Lebih jauh dicontohkannya, zat tenaga berupa karbohidrat dapat diperoleh dari nasi, roti, maupun gandum, zat pembangun berupa protein dapat diperoleh dari daging, ikan, susu maupun telur, demikian pula zat pengatur berupa sayur dan buah yang sangat beragam.

 

Kepala Kelurahan Pemecutan Ida Bagus Made Purwanasara ditemui diruang kerjanya mengatakan, pihaknya mengapresiasi para kader yang telah bekerja suka rela untuk kesejahteraan masyarakat Kelurahan Pemecutan pada umumnya dan balita pada khususnya. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan pengetahuan kader bertambah dan lebih baik dalam menjalankan tugas mulianya.

(up)